Showing posts with label pria. Show all posts
Showing posts with label pria. Show all posts

Tuesday, December 17, 2013

Perempuan Jadi Pria Jatuh Cinta Pada Perempuan yang Sebelumnya Pria

Ketika transgender mulai marak terjadi di negara-negara barat, kadang diadakan acara gathering sebagai dukungan bagi mereka. Masalahnya, jadi terlihat ganjil saat ada kejadian unik.
 

Andrew (17 tahun) adalah remaja yang melakukan operasi kelamin. Sebelumnya ia dilahirkan sebagai perempuan bernama Emerald. Namun merasa tak nyaman dengan kodrat yang dimiliki. Sekarang denmgan tubuh barunya sebagai pria, merasa lebih senang beraktivitas seperti ke kolam renang, misalnya.

Sebaliknya, Katie Hills justru sebelumnya adalah seorang pria bernama Luke. Ia juga melakukan proses transgender dua tahun lalu (sekitar 2011).
 

 
Nah, pada acara gathering khusus transgender ternyata Andrew dan Katie saling jatuh cinta. Akhirnya berpacaran.

Sebelumnya, Katie sering di-bully di sekolah karena menjadi transgender. Kini, menurutnya, hidupnya jadi lebih indah karena cinta yang dirasakan bersama Andrew. Kedua orang tua mereka juga menerima keputusan anak-anaknya. Yang mereka harapkan adalah, orang-orang lain juga mau mengerti jalan yang mereka pilih.

Hmmm...Menurut kamu?















Sumber:
iwebstreet.

Saturday, October 26, 2013

Demi Berhenti Mencuri Pria Mesir Potong Tanganya Sendiri


 
Demi Berhenti Mencuri, Pria Mesir Potong Tanganya Sendiri - Seorang pria di Mesir terpaksa memotong kedua tangannya setelah dia mengaku tak mampu menahan hasrat untuk mencuri. Pria yang bernama Ali Afifi itu menyebut tindakannya itu sebagai perang melawan iblis.

Afifi mengaku dia ingin berhenti mencuri, namun hasratnya tidak mampu menahan keinginan untuk melakukan perbuatan tersebut.

Pria berusia 27 tahun itu mengatakan, empat tahun lalu dia pergi ke sebuah stasiun kereta api di Kota Tanta, Mesir untuk memotong tangannya. Dengan disaksikan banyak orang, Afifi meletakkan salah satu tangannya ke rel kereta hingga tak lama kemudian kereta datang dan menghilangkan satu tangannya.

Ketika sang ayah mengetahui kejadian tersebut, dia mengira putranya menderita kelainan jiwa. Afifi pun segera dimasukkan ke rumah sakit jiwa.

"Ketika saya keluar dari rumah sakit jiwa beberapa bulan lalu, saya memutuskan untuk memotong satu tangan lagi untuk memastikan bahwa saya tidak lagi mencuri," ujar Afifi kepada suratkabar Mesir.

Sebelum memotong tangannya sendiri, Afifi sempat meminta salah seorang intelektual Muslim untuk membantunya memotong tangannya. Namun intelektual itu menolak.

"Dia menolak permintaan saya, mengatakan bahwa dia bukan penguasa atau seseorang yang dalam posisi untuk mengambil keputusan. Dia menyarankan saya untuk bertaubat dan memohon pertolongan Tuhan. Saya pun memutuskan untuk memotong tangan saya," imbuhnya.

[ sumber ]