Showing posts with label hamil. Show all posts
Showing posts with label hamil. Show all posts

Friday, October 25, 2013

Cara Mengatasi Perasaan Malas Untuk Sarapan Saat Hamil

Cara Cepat Hamil blog kali ini share mengenai tips hamil dengan judul artikel Cara Mengatasi Perasaan Malas Untuk Sarapan Saat Hamil. Seperti yang dikutip dari site bidanku.com dimana Ibu yang sedang hamil sangat dianjurkan untuk sarapan. Jika ibu yang sedang hamil meninggalkan sarapan paginya, maka akan berpengaruh bagi bayi di dalam kandungannya. Sarapan pagi sangat diperlukan oleh ibu hamil. Selain untuk menambah asupan makanan bagi bayi sarapan juga bisa memenuhu kebutuhan zat gizi dan menyeimbangkan kadar glukosa di dalam darah. Jika ibu hamil tidak sarapan pagi, maka akan muncul beberapa efek yang akan dialami oleh ibu hamil. Yang pertama, sarapan pagi ini dapat membantu dalam meningkatkan sisitem pertumbuhan otak bayi sebesar 25%. Hal ini bisa mempengaruhi kecerdasan pada otak bayi. Yang menjadi sumber utama bagi otak ialah glukosa. Glukosa itu sendiri sangat dibutuhkanotak bagi daya ingat.

Jika bayi anda memiliki kadar glukosa yang rendah (hipoglikemia) maka dikhaawatirkan anak anda akan kesulitan berkonsentrasi dan cepet merasa lelah. Efek kedua yang dapat muncul ketika ibu hamil melupakan sarapan, ialah munculnya stunting. Stunting ini merupakan kegagalan dalam mencapai suatu pertumbuhan yang optimal dan diukur sesuai tinggi badan dan umur. Efek yang ketiga yang sering muncul pada ibu hamil yang tidak sarapan yaitu menjadikan anak yang emosional. Serta emosi yang terjadi pada anak anda akan terjadi peningkatan yang mengakibatkan agresif. Supaya kesehatan janin dan ibu hamil selalu terjaga, maka anda jangan sampai melupakan sarapan pagi. Namun, yang paling disesali ibu hamil sering sekali malas untuk sarapan dengan alasan mual, bahkan beberapa ibu hamil mengalami muntah dan kehilangan selera makan.

Berikut ini cara mengatasi perasaan malas untuk sarapan :
  • Alihkan sementara pikiran anda kemudian bayangkan suasana anda ketika anda sedang menikmati makan yang sangat berkesan dalam hidup anda. Mungkin ketika anda sedang menikmati makan malam bersama suami anda.
  • Nikmatilah sarapan pagi sambil anda bersantai di halaman rumah atau di tempat yang menjadi favorit anda.
  • Pilihlah makanan dengan kandungan karbohidrat yang tinggi, kemudian makanlah dengan porsi yang kecil namun sering. Memilih sarapan berupa sereal dapat menjadi pilihan untuk anda.
  • Minumlah air putih minimal 8 gelas setiap harinya.Pada saat sarapan anda dapat minum 1-2 gelas.
  • Jika meminum susu menjadikan anda terasa mual, penuhi kebutuhan susu tersebut dalam olahan lain seprti es krim, puding agar-agar, perkedel lapis, puding roti, serta makanan lainnya yang terbuat dari susu.
  • Konsumsilah berbagai jenis makanan sebagai mengganti jenis makanan yang tidak dapat anda konsumsi dikarenakan oleh perasaan mual anda.Seperti susu dengan makanan yang tinggi kalsium dan protein lainnya.
  • Sebaiknya anda menghindari makanan yang pedas.
  • Hindari makanan yang terlalu banyak menggunakan pemanis, makanan yang bersantan dan juga mengurangi konsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi.
  • Sebaiknya tidak mengkonsumsi kopi serta creamer. Jika perlu anda dapat menggantinya dengan meminun teh hangat yang beraromakan peppermint atau aroma lainnya.
  • Kurangi makanan yang terlalu basah. Sebaiknya anda mengkonsumsi makanan yang ringan, kering, serta menyegarkan. Seperti contohnya anda dapat mengkonsumsi krakers juga buah kering dalam jumlah yang disesuaikan dengan kebutuhan anda.
Dengan beberapa tips yang telah disebutkan di atas, ada baiknya tetap menjaga gaya hidup anda terutama membiasakan untuk sarapan. Tidak ada alasan untuk ibu hamil melupakan kebiasaan sarapan pagi,penuhi kebutuhan gizi anda ketika anda sarapan agar anda tetap bisa menjalankan semua aktifitas anda tanpa adanya kendala serta bayi yang ada di dalam kandungan anda tetap sehat.

Itulah artikel mengenai Cara Mengatasi Perasaan Malas Untuk Sarapan Saat Hamil, kunjungi terus blog cara cepat hamil untuk mengikuti update tips hamil lainnya. Terima kasih sudah berkunjung dan sukses selalu untuk anda.

Tips Untuk Yang Baru Hamil di Atas Usia 35 Tahun

Cara Cepat Hamil pada kesempatan kali ini akan mengulas mengenai tips hamil, terutama bagi anda yang baru hamil di atas usia 35 tahun, seperti di lansir beritanya dari health.kompas.com. Dimana pada zaman modern seperti saat ini, banyak perempuan memutuskan untuk menunda kehamilan pertamanya hingga berusia lebih dari 35 tahun. Namun hamil di usia yang sudah tidak "muda" lagi memiliki risiko yang lebih tinggi.

Setelah berusia 35 tahun, risiko perempuan untuk memiliki bayi dengan kelainan kromosom semakin tinggi. Kelainan kromosom antara lain trisomi 13, 18, dan 21. Trisomi 21 dikenal juga dengan istilah Down syndrome.

Selain itu, perempuan yang hamil di usia lebih dari 35 tahun juga mengalami risiko-risiko kesehatan lainnya, antara lain diabetes gestasional, preeklamsia, dan plasenta previa. Mereka juga lebih mungkin untuk kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, diabetes, dan menderita penyakit tiroid.

Kendati demikian, tak sedikit pula perempuan yang tetap mampu hamil dan melahirkan dengan sehat di usia tersebut. Maka bila usia Anda lebih dari 35 tahun dan berencana hamil, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal ini.

Periksakan tekanan darah
Risiko preeklamsia yang meningkat membuat Anda butuh memeriksakan tekanan darah rutin untuk mencegahnya.

Periksa gen secara dini
Pemeriksaan gen penting bagi perempuan yang hamil di atas usia 35 tahun. Pemeriksaan dilakukan guna mengetahui apabila ada kecacatan gen dan dilakukan di usia kehamilan sekitar 11 minggu.

Ketahui risikonya
Saat hamil di usia lebih dari 35 tahun, Anda menghadapi banyak risiko. Namun jika mengetahui risikonya, maka Anda dapat mempersiapkan diri dengan baik. Sebaiknya Anda banyak berkonsultasi dengan dokter kandungan selama hamil tentang keadaan kandungan dan kesehatan secara umum. Sehingga bila ada gangguan, segera diberi tindakan.

Cek diabetes gestasional
Pemeriksaan gula darah penting dilakukan di saat-saat menjelang hamil untuk mengetahui bila ada kadar gula darah tinggi. Pemeriksaan ini harus diulangi saat kehamilan mencapai usia 24 dan 28 minggu.

Makan sehat dan olahraga
Pastikan penambahan berat badan selama hamil sesuai dengan rekomendasi dokter. Maka sebaiknya Anda bukan makan dalam porsi ganda, melainkan hanya menambah 200 hingga 300 kalori per hari dengan bahan makanan yang kaya protein, buah, sayuran, karbohirat kompleks, susu rendah lemak, dan lemak sehat. Serta, jangan lupakan juga olahraga 30 menit per hari nya.

Kurangi berat badan dan sembuhkan penyakit
Dokter ahli kebidanan asal Atlanta Genevieve Fairbrother mengatakan, sebenarnya tidak ada batasan usia untuk hamil, sehingga perempuan yang hamil di atas usia 35 tahun akan baik-baik saja. Meski tetap ada, namun risiko bisa diminimalisasi dengan melakukan pola hidup sehat.

Apabila Anda memiliki penyakit seperti diabetes atau penyakit tiroid, sebaiknya sembuhkan dulu penyakit Anda. Sementara bila obesitas, turunkan dulu berat badan Anda. Dan jika masih memiliki kebiasaan minum alkohol atau merokok, maka hentikan.

Minum vitamin prenatal
Sebaiknya Anda meminum vitamin yang terdiri dari paling tidak 1 miligram asam folat minimal tiga bulan sebelum hamil dan meneruskannya selama kehamilan. Asam folat dapat membantu mencegah cacat saraf pada janin.

Pemindaian ultrasonografi (USG) lebih dini
Umumnya pemindaian USG dilakukan saat usia kehamilan mencapai delapan minggu. Namun apabila usia Anda lebih dari 35 tahun, maka pemindaian dilakukan di minggu ke enam. Pemindaian ini dilakukan untuk mendeteksi bila ada kelainan-kelainan pada janin lebih dini.

Tips Ibu Hamil Pada Saat Kehamilan Trimester Pertama

Cara Cepat Hamil blog kali ini share mengenai tips hamil dengan judul artikel Tips Ibu Hamil Pada Saat Kehamilan Trimester Pertama, seperti yang dikutip dari site bidanku.com. Dimana mendapat  kehamilan merupakan anugerah yang tak terkira dari Maha Kuasa. Gambaran buah hati yang lucu segera akan terwujud, serasa lengkap sebuah keluarga dengan kehadiran buah hati. Namun, bukan hanya bayangan kebahagiaan saja, menjalani kehamilan yang sehat merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan oleh para ibu hamil. Kehamilan membutuhkan kewaspadaan dan penjagaan untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu diperlukan kiat-kiat untuk menjaga agar kehamilan yang sedang dijalani tetap berlangsung sehat. Berikut tips-tips yang dapat dilakukan oleh ibu hamil pada saat kehamilan trimester pertama

Tips Ibu Hamil Pada Saat Kehamilan Trimester Pertama
  • Carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang bagaimana caranya menjalani kehamilan yang sehat baik melalui buku, media kabar, televisi, internet, dll.
  • Mulailah dan segera membiasakan diri mengenakan baju-baju yang longgar, meskipun perut belum kelihatan membesar.
  • Pada trimester pertama, ibu hamil sering mengalami mual dan muntah yang salah satunya dapat menyebabkan dehidrasi, oleh karena itu perbanyaklah ibu hamil minum air putih atau jus buah di luar jadwal makan.
  • Makanlah jenis makanan yang mudah dicerna seperti nasi, jagung, kentang, ubi, dll
  • Hindarkan makanan yang mengandung kadar lemak tinggi atau berminyak seperti hidangan bersantan, gorengan atau daging berlemak.
  • Hindari aneka macam bau-bauan yang menyengat atau tidak disukai, hal ini untuk menghindarkan ibu hamil dari rasa mual dan muntah.
  • Biasakan menyikat gigi setelah ibu hamil makan atau setelah mengalami muntah.
  • Untuk menghindarkan rasa mual dan pusing lainnya, usahakan secara perlahan-lahan ketika ibu hamil hendak bangun dari tidur atau berbaring, jangan dilakukan secara sekaligus dan spontan
  • Ada baiknya ibu hamil makan dalam porsi kecil namun sering, hal ini juga untuk menghindarkan ibu hamil mengalami mual dan muntah
  • Sediakanlah selalu minuman dan makanan kecil yang mengandung kadar garam rendah di dekat kamar tidur, hal ini dilakukan agar stelah makan makanan tersebut, ibu hamil terhindar dari rasa mual dan muntah pada saat akan beraktivitas. Makanan kecil yang dapat disajikan antara lain seperti biskuit, roti gandum, atau buah-buahan.
  • Bergabunglah atau carilah teman yang juga sedang mengalami kehamilan, atau bergabung  di komunitas-komunitas ibu hamil, agar dapat saling bertukar pikiran dan pengalaman.
  • Makanlah cemilan di pagi hari sebelum bangkit dari tempat tidur.
  • Minumlah susu hangat bila ibu hamil mengalami insomnia atau kesulitan tidur.
  • Bila ibu hamil mengalami sembelit, minumlah air putih minimal 12 gelas sehari.
  • Jika ibu hamil merasa sakit di bagian bawah perut dan terlihat adanya flek darah, khususnya setelah kehamilan usia > 4 minggu, segera hubungi dokter.